Home

Pembelajaran di dalam kelas

Salah satu praktek pembelajaran yang sudah dilaksanakan dengan siswa-siswa SDKUB Muhammadiyah Purworejo

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 31 Desember 2022

EVALUASI

            1.      Sila pertama perumusan dasar Negara yang tercantum dalam naskah “piagam Jakarta” berbunyi….

2.      Yang ditunjuk sebagai ketua BPUPKI adalah…..

3.      Singkatan dari BPUPKI dan PPKI adalah….

4.      Siapa saja yang mengusulkan rumusan dasar Negara….

5.      Sidang pertama BPUPKI membahas tentang….

6.      PPKI dibentuk pada tanggal….

7.      Ketua PPKI adalah…..

8.      PPKI memiliki bahasa jepang yaitu….

9.      Tokoh yang mengusulkan nama piagam Jakarta adalah…

10.  Bunyi sila pertama piagam Jakarta adalah….

SOAL EVALUASI "PENDIDIKAN PANCASILA" 

MATERI PENDIDIKAN PANCASILA

 

5 Tokoh Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara

1. Ir Soekarno

Presiden pertama indonesia adalah salah satu tokoh perumusan pancasila dari 5 tokoh yang berperan dalam perumusan pancasila. Bung Karno  lahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 6 Juni 1901 dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dengan Ida Ayu Nyoman Rai. Semasa kecil soekarno hanya sebentar hidup bersama orang tuanya di blitar , soekarno lebih banyak menghabiskan masa kecilnya bersama kakeknya Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur. Beliau sekolah di beberapa tempat seperti:

§  Tulung agung sampai tamat sekolah dan di tahun 1911,

§  Europeesche Lagere School (ELS). Soekarno dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya diterima di Hoogere Burger School (HBS) surabaya jawa timur.

§  Hoogere Burger School (HBS) Di jawa timur menjadi pendidikan yang ke 3 soekarno.

soekarno temasuk orang yang aktif di perkumpulan / organisasi yang bernama Tri Koro Darmo yang dibentuk sebagai organisasi dari Budi Utomo. Nama organisasi tersebut kemudian Soekarno ganti menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) pada 1918.  Di tahun 1920 ketika lulus dari HBS, Soekarno melanjutkan studinya ke Technische Hoge School (sekarang Institut Teknologi Bandung) di Bandung dan mengambil jurusan teknik sipil. Singkat cerita setelah soekarno terpilih dan di angkat oleh PPKI menjadi presiden . Soekarno menjadi penyumbang dari pancasila.pada sidang tanggal 1 Juni 1945, Soekarno berpidato dan mengemukakan gagasannya mengenai rumusan 5 sila dasar negara Republik Indonesia, yang dinamakan “Pancasila“, yaitu:

1.      Kebangsaan Indonesia

2.      Internasionalisme dan Peri Kemanusiaan

3.      Mufakat atau Demokrasi

4.      Kesejahteraan Sosial

5.      Ketuhanan Yang Maha Esa

2. Mohammad Hatta

Tokoh ke 2 yaitu M.Hatta atau kita sering sebut bung hatta. dari sekian juta rakyat indonesia pasti mengenal siapa itu bung hatta , yaitu wakil presiden yang selalu menemani soekarno dalam memimpin dan mengembangkan bangsa indonesia.Bung hatta lahir di Bukit Tinggi, Sumatera Barat pada tanggal 12 Agustus 1902. Bung hatta merupakan pribadi yang Sangat bersahaja ,sederhana dan juga anti penjajahan. Ayahnya, Haji Mohammad Djamil, meninggal ketika Hatta menginjak usia delapan bulan. Dari ibunya,  memiliki enam saudara perempuan. Bung hatta adalah anak laki-laki satu-satunya di keluarganya. Dalam sisi pendidikan M.hatta lebih banyak menimba ilmu di belanda seperti :

§  Handels Hoge School di Rotterdam. Ia mendaftar sebagai anggota Indische Vereniging yang berubah nama menjadi Perhimpunan Indonesia (PI).

§  Bung Hatta lulus dalam ujian handels economie (ekonomi perdagangan) pada tahun 1923. Sebetulnya Bung hatta lebih tertarik untuk menempuh ujian doctoral di bidang ilmu ekonomi pada tahun 1925.

§  Akan tetapi karena itu pada tahun 1924 dia non-aktif dalam PI. Tetapi waktu itu dibuka jurusan baru, yaitu hukum negara dan hukum administratif.

§  Hatta pun memasuki jurusan itu terdorong oleh minatnya yang besar di bidang politik.

3. Soepomo

Tokoh selanjutnya yang merumuskan pancasila adalah tokoh perumusan pancasila yang ketiga adalah Soepomo. soepomo lahir pada 22 Januari 1903 di Sukoharjo, Jawa Tengah, Hindia Belanda. Ia adalah seorang ahli hukum pada generasi pertama yang sudah ada ketika Indonesia merdeka. Banyak berita yang beredar bahawa soepomo terlahir dari kalangan keluarga ningrat aristocrat jawa. Kakek dari pihak ibunya adalah Raden Tumenggung Wirjodirodjo, bupati Nayak dari Sragen. Sedangkan Kakek dari pihak ayahnya adalah raden Tumenggung Reksowardono, bupati Anom Sukaharjo pada masa kejayaannya dulu.

Berikut beberapa usulan perumusan dasar Negara oleh soepomo

1.      Persatuan

2.      Kekeluargaan

3.      Mufakat dan Demokrasi

4.      Musyawarah

5.      Keadilan Sosial

4. Mohammad Yamin

Pahwalan yang kali ini merupakan pahlawan yang memperjuangakan persatuan dan kesatuan pemuda melalui Sumpah Pemuda tahun 28 Oktober 1928. yaitu mohammad yamin yang lahir di Sawah Lunto Sumatera Barat pada tanggal 24 Agustus 1903. Mohammad yamin lahir dari 2 orang tua Tuanku Oesman Gelar Baginda Khatib dan ibu Siti Saadah. Mohammad yamin juga merupakan penggagas dari lahirnya pancasila , pada sidang tanggal 29 Mei 1945, Mohammad Yamin berpidato dan mengemukakan gagasannya mengenai rumusan 5 asas dasar negara Republik Indonesia, yaitu:

1.      Peri Kebangsaan

2.      Peri Kemanusiaan

3.      Peri Ketuhanan

4.      Peri Kerakyatan

5.      Kesejahteraan Rakyat

 

5. K.H. Abdul Wachid Hasyim

Pahlawan yang satu ini adalah seorang Kiayi , yaitu K.H. Abdul wachid hasyim.Beliau lahir di Jombang Jawa Timur pada 1 Juni 1914, dari pasangan K.H. Hasyim Asy`ari dan Nyai Nafiqah binti K Ilyas. lahir dari keluarga yang memang pejuang kemerdekaan indonesia , ayahnya  K.H. Hasyim Asy`ari merupakan pendiri dari organisasi keagamaan Nahdlotul Ulama yang masih ada sampai saat ini.

Abdul wachid hasyim terlahir dari keluarga yang memiliki kultur agama yang sangat kuat , jadi tak heran kecerdasan abdul wachid terlihat sejak beliau masih anak-anak. Dalam sejarahpun mencatat bahwa menjelang kemerdekaan pada tahun 1945, beliau menjadi anggota beberapa organisasi seperti :

§  BPUPKI

§  PPKI


MODUL AJAR KELAS IV

 MODUL AJAR


A.   IDENTITAS MODUL

Nama Penyusun            : Roviqoh Nur Safitri

Nama Sekolah              : SD N 

Tahun Penyusunan        : 2022

Modul Ajar                  : Pendidikan Pancasila

Kelas                           : IV

Alokasi Waktu             : 2 x 35 menit

B.     KOMPETENSI AWAL

1.      Peserta didik menjelaskan proses perumusan pancasila sebagai dasar negara

2.      Peserta didik dapat memahami proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar Negara

3.      Peserta didik mengenal tokoh penting dalam perumusan pancasila sebagai dasar Negara.

C.     PROFIL PELAJAR PANCASILA

Pada kegiatan pembelajaran ini dilatihkan dimensi profil pelajar pancasila tentang :

1.      Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dengan cara melatih peserta didik berdoa sebelum dan sesudah belajar

2.      Berkebhinekaan global dengan cara melatih peserta didik tidak membeda-bedakan tema ketika pembentukan diskusi atau praktikum

3.      Manidir dengan cara sadar diri dan tidak ketergantungan pada teman ssat melaksanaakan kegiatan pembelajaran

4.      Bergotong royong dengan cara melatih peserta didik untuk saling membantu bekerjasama dalam kelompok saat melaksanakan kegiatan praktikum, diskusi, maupun presentasi hasil kerja kelompok

5.      Bernalar kritis dengan cara melatih peserta didik dengan pertanyaan-pertanyaan dalam peristiswa kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan topic materi

6.      Kreatif dengan cara melatih peserta didik berinovasi dalam mengajukan ide yang berhubungan dengan topic materi.

D.    SARANA DAN PRASARAN/ALAT DAN BAHAN

1.      Ruang kelas

2.      Buku Guru dan Buku Siswa Pendidikan Pancasila kelas IV, serta sumber lain.

3.      Gambar-gambar pahlawan (tokoh penting dalam perumusan dasar Negara)

E.     TARGET PESERTA DIDIK

Peserta didik regular

F.      MODEL PEMBELAJARAN

Tatap muka (Luring)

II.           KOMPETENSI INTI

A.     Tujuan Pembelajaran

1.      Peserta didik mampu menjelaskan proses perumusan pancasila sebagai dasar Negara

2.      Peserta didik mampu memahami proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar Negara

3.      Peserta didik mampu menyebutkan tokoh penting dalam proses perumusan pancasila sebagai dasar Negara

4.      Peserta didik mampu menyebutkan salah satu usulan dasar Negara dari tokoh penting

 

Capaian Pembelajaran :

1.      Sub Domain Mengalami dan Mencipatakan

Peserta didik mampu menjelaskan dan menyebutkan tokoh penting dalam proses perumusan dasar Negara

2.      Sub Domain Merefleksikan

Peserta didik mampu memahami proses perumusan dasar Negara

B.     Pemahaman Bermakna

1.      Dengan mempelajari proses perumusan dasar Negara, peserta didik dapat memahami dan menetapkan pancasila sebagai dasar Negara

2.      Dengan mempelajari dasar Negara,peserta didik dapat menyebutkan tokoh penting dalam perumusan pancasila

3.      Dengan mempelajari usulan dasar Negara, peserta didik dapat menyebutkan salah satu isi usulan dari para tokoh penting

C.     Pertanyaan Pemantik

1.      Sebutkan teks pancasila dengan benar dan berurutan!

2.      Apa kepanjangan dari BPUPKI ?

3.      Siapa saja tokoh perumusan dasar Negara?

D.    Persiapan Pembelajaran

1.      Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran berupa media gambar para tokoh penting dalam perumusan dasar Negara

2.      Menyiapkan buku pegangan guru Pendidikan Pancasila

E.     Kegiatan Pembelajaran

KEGIATAN

DESKRIPSI

ALOKASI WAKTU

Pendahuluan

  1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
  2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
  3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi hari ini.
  4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.

5.      Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses pembelajaran. 

10 menit

Inti

1.      Guru mengulas kembali pembelajaran minggu lalu tentang BPUPKI dan PPKI

1.      Guru membagi kelompok menjadi 5 dan meminta peserta didik untuk berhitung 1-5

2.      Peserta didik harus mengikuti instruksi dengan baik dan mengelompok sesuai dengan nomor dalam berhitung.

3.      Setelah itu, guru membagi bacaan dan gambar tokoh penting dalam perumusan dasar Negara

4.      Guru menjelaskan cara mengerjakan tugas yang akan diberikan

5.      Peserta didik mengerjakan tugas yang sudah dijelaskan dan guru berkeliling ke setiap kelompok untuk melihat kesulitan dalam mengerjakan.

6.      Setelah selesai, guru meminta peserta didik untuk membacakan hasil ringkasan yang telah diskusikan bersama kelompok.

7.      Guru mengapresiasi apa yang sudah peserta didik kerjakan dan meminta peserta didik mengumpulkan lembar hasil diskusi

8.      Selanjutnya untuk mengevaluasi pencapaian belajar hari ini guru memberikan soal tertulis yang harus dikerjakan pada jam pelajaran. 

95 menit

Penutup

1.      Guru bersama peserta didik menyimpulkan kegiatan pembelajaran hari ini.

2.      Guru menutup pelajaran dengan berdoa.

3.      Salam penutup.

10 menit

F.      Asesmen

No.

Jenis Asesmen

Bentuk Asesmen

1.

Diagnostik

·        Pertanyaan pemantik tersebut diatas

·        Tanya jawab sebagai tindak lanjut

2.

Formatif

Observasi, performa, dan latihan soal

3.

Sumatif

Ulangan harian

G.    Penilaian (Terlampir)

1)      Penilaian Sikap

Teknik Penilaian            : observasi

Instrumen Penilaian       : Jurnal

2)      Penilaian Pengetahuan

Teknik penilaian            : diskusi kelompok

Instrumen penilaian        : lembar diskusi

3)      Penilaian Keterampilan

Teknik penilaian            : unjuk kerja

Instrumen penilaian        : lembar penilaian unjuk kerja